Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) menanggapi kasus virus corona di Indonesia. BNPB telah memperkirakan jumlah kasus terinfeksi coronavirus (Covid – 19) di daerah akan melonjak naik kasusnya pada minggu depan. Pelaksana tugas deputi II BNPB Doddy Ruswandi, meminta agar masyarakat tidak kaget dan panik. Dalam menghadapi kasus covid-19 yang kemungkinan akan mengalami kenaikan pada pekan depan.

Dody Ruswandi mengatakan, hal ini disebabkan karena adanya peningkatan kapasitas pemeriksaan virus corona (Covid – 19).  Menurutnya, kenaikan tersebut dilakukan agar cepat dalam penyelesaian pandemic covid-19. Ia mengatakan akan ada kenaikan jumlah orang yang positif terinfeksi covid-19, dan ditargetkan bisa mencapai 40 ribu persen.

Dengan adanya penambahan test Covid – 19 dan dilakukan dengan secara masif ini berhasil, makan kurva puncak penyebaran virus corona (Covid – 19) diprediksi akan terjadi pada awal Juni 2020. Dan setelah itu, kurva penyebaran covid-19 dapat melandai kebawah atau menurun.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menargetkan pengujian test Covid – 19 bisa sekitar 10.000 per hari. Namun Doddy mengatakan target ini akan sulit untuk dicapai, karena melihat laboratorium dan sumber daya manusia penguji yang sangat terbatas.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona

Tetapi Doddy menambahkan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 sudah mengupayakan untuk menigkatkan kapasitas pemeriksaan  sehingga ia mengharapkan bisa meningkat hingga 40.000 per hari.  Sehingga pada minggu depan, hasil positif corona akan cenderung lebih banyak atau naik. Secara teknis ini dianggap bisa mempercepat penyelesaian wabah covid-19.

Doddy juga mengatakan, jika pemeriksaan test virus corona ini bisa mencapai 40.000 per hari maka bisa menghadapi daerah  – daerah yang dianggap berzona merah. Meski begitu, ia juga mengatakan angka kematian tetap harus dijaga. Karena, bila dilihat sekarang ini angka positif corona ada diangka 6 – 7 persen yang sedang mengalami kritis.

Jumlah kasus positif terinfeksi covid-19 di Indonesia, pada hari Selasa tanggal 12 Mei 2020 mencapai 14.749 kasus. Sementara untuk jumlah pasien meninggal berjumlah 1.007 orang dan pasien yang sudah sembuh sebanyak 3.063 orang. Dan penambahan kasus baru positif virus corona ada sebanyak. 484 orang.

READ  Rekomendasi Tempat Makan di Jakarta Yang Hits

Sehingga Presiden Jokowi, menghimbau masyarakat agar tetap selalu waspada akan hal ini. Karena virus corona yang masih terus menyebar dan belum bisa dikendalikan sepenuhnya, diharapkan masyarakat dapat terus mematuhi seluruh kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah. Seperti mengikuti kebijakan PSBB, menjauhi keramaian, menghindari kegiatan di publik, bekerja dari rumah, dan selalu menggunakan masker disaat hendak keluar dari rumah.

Presiden Jokowi juga masih terus mengevaluasi kegiatan PSBB yang sudah dilakukan diseluruh daerah, sehingga belum ada keputusan untuk kelonggaran kebijakan PSBB karena melihat wabah virus corona yang belum sepenuhnya tuntas. Semoga virus ini cepat teratasi dan kehidupan normal kita kembali ya. Agar perekonomian juga ikut kembali bergerak dengan optimal.